Minggu, 06 November 2016

Tugas Martikulasi NWH 3



TUGAS MARTIKULASI NWH 3
MEMBANGUN PERADABAN DARI DALAM RUMAH

Membangun peradaban dari rumah sangat penting sekali, karena kalau dari rumah sudah tidak kokoh maka pengaruh dari luar akan sangat mudah untuk mempengaruhi anggota keluarga.

   1. Tugas pertama adalah menemukan potensi unik kita dan suami, mengingat kembali kenapa kita memilihnya menjadi suami, apa yang membuat saya jatuh cinta padanya dan apakah sampai hari ini masih bangga padanya?

● Kenapa memilihnya sebagai suami?
                Karena pemahamannya terhadap agama bisa menjawab diskusi tentang agama yang saya tanyakan, kesederhanaanya dan bisa meyakinkan saya untuk sama-sama berjuang merajut rumah tangga yang samawa.

Saat membuat surat cinta kebetulan tidak melalui tulisan tangan, rasanya berdebar mau nulis apa? Saya putuskan menulis via WA dan beliau menjawab dengan icon Love.
Suamiku bukan lah suami yang romantis dengan perkataan tapi selalu romantis dengan perbuatan.

● Saya selalu bangga mempunyai suami seperti suamiku karena walaupun sifat saya yang sering ke kanak-kanakan tapi beliau sering menanggapinya secara dewasa, bangga karena tak pernah mengeluh lelah untuk mencari nafkah dan selalu jadi imam yang baik bagi keluarga.

   2. Apa keunikan positif yang kita miliki, mengapa allah menciptakan kita ke muka bumi ini? Sampai kita berjodoh dengan suami kita? Apa pesan rahasia Allah terhadap diri kita?

Keunikan positif yang saya miliki adalah mempunyai sifat pemaaf, selalu ingin menambah pengetahuan, senang berdiam diri di rumah saat pulang dari kegiatan, senang membaca dan mulai menemukan passion menulis.

Pesan rahasia Allah sampai saya berjodoh dengan suami adalah agar tetap bisa memakmurkan madrasah yang di rintis sebelum saya menikah. Allah mentaqdirkan saya tetap berada di lingkungan masjid ini.

3. Potensi anak-anak kenapa Allah memilih mereka untuk tumbuh dalam rahim kita?
 
● Anak yang pertama, Syafiq  ( 9,9 tahun ) adalah anak yang penurut tidak banyak menuntut dan selalu mengerti keadaan orangtua, meskipun kadang emosinya meledak-ledak saat marah, ini karena pola asuh saya yang salah sewaktu dia di bawah 5 tahun. Tipe anak audio visual ini kurang suka baca buku jadi kalo menghapal harus cara tanya jawab.



● Anak yang kedua, Aslam (6,3 bulan) adalah anak yang cepat menghafal dan berhitung tidak pernah diajarkan tapi disekolah kemampuannya cepat berkembang. Anak ini tipe audio visual juga lebih mudah menghapal dengan mendengarkan.

● anak yang ketiga, sahla ( 4 tahun ) adalah anak audio  kinestetik yang kurang nyaman kalau duduk diam lama, kemampuan verbal dan motorik melebihi kakak-kakaknya pada usia yang sama, harus hati-hati melakukan perbuatan ataupun bicara karena cepat meniru dan hafalan surat lebih cepat dengan cara mendengarkan.

4.  Kenapa Allah menempatkan keluarga kami di sini dan mendekatkan komunitas-komunitas ini kepada kami?
Allah selalu punya cara lain untuk membuat hamba Nya mempunyai hidup yang bermanfaat. Di lingkungan ini kami bisa mengembangkan madrasah, ikut aktif di organisasi keagaamaan, dan saya bisa berperan di dunia menulis.
Mudah-mudahan apa yang Allah amanahi untuk kami bisa kami pertanggung jawabkan di dunia dan akhirat.


Sabtu, 29 Oktober 2016

NHW 2



Cheklist Indikator profesionalisme peran perempuan



Minggu kedua dapat NHW kedua tentang checklist Indikator Profesionalisme saya sebagai Individu, sebagai istri dan sebagai ibu.



     A. Sebagai Individu

→ Menambah hafalan surat dan muroja’ah setiap ba’da shalat subuh

→Aktif kembali di organisasi islam

→ Rutin melaksanakan shaum sunat senin dan kamis

→ Membaca buku minimal 1 buku 1 minggu

→ Menulis di blog dan posting artikel di website minimal 5 tulisan/minggu

→ Manajemen waktu membuat agenda bulanan

→ Mengikuti training tentang dunia menulis



     B. Sebagai Istri

→ Saat suami pulang rumah dalam keadaan rapi

→ Selalu tampil rapi dihadapan suami

→ Melayani kebutuhan suami

→ Mempersiapkan pakaian kerja dan bekal makanannya

→ Bertutur kata lemah lembut

→ Mencatat pos pemasukan dan pengeluaran



     C.Sebagai Ibu

→ Membuat Snack homemade

→ Tidak pegang gadget saat melakukan aktivitas bersama anak-anak

→ Lebih mengatur emosi saat marah dan banyak istighfar

→ Membuat jadwal bekal anak-anak untuk mengurangi jajan di luar

→ Menerapkan kemandirian sesuai usianya

→ Muroja’ah bersama-sama dengan anak



Indikator ini dievalusi selama 3 bulan sekali untuk melihat apa saja yang sudah dijalankan dan mana yang belum konsisten.



#NWH2




Kamis, 20 Oktober 2016

NHW1



NHW 1 MATERI MARTIKULASI IIP
 
Setelah membaca di grup WA IIP Bansel tentang program Martikulasi IIP, saya tertarik mengikuti program ini salah satunya sering membaca postingan dari teteh-teteh yang sudah menjadi fasilitator di IIP.
Dan akhirnya saya pun ikut serta dalam program martikulasi ini, dengan tujuan memperbaiki diri dan menambah pengetahuan untuk memantapkan peran saya sebagai istri,ibu dan anggota masyarakat.
Sebelum masuk ke tugas yang dinamakan NICE HOMEWORK, peserta diberi dulu materi mengenai Adab Menuntut Ilmu yang membahas tentang apa saja adab kepada diri sendiri, kepada guru dan kepada sumber ilmu.

NICE HOMEWORK
1.   Jurusan Ilmu apa yang akan saya tekuni di universitas kehidupan ini?
 Saya ingin belajar lebih tentang manajemen rumah tangga, terutama manajemen emosi dan manajemen waktu
  Selain itu saya ingin lebih mengembangkan passion dalam dunia menulis yang baru saya rasakan di saat usia menginjak kepala 3.
2.    Apa alasan terkuat saya?
→ Ingin menjadi ibu yang penuh cinta, mendidik anak dengan bahagia dan sesuai Fitrahnya.
 Alasan ingin mendalami menulis karena saya sering merasa kesulitan berbicara dengan oranglain maka, saya ingin lebih menebarkan kebaikan lewat tulisan.
3.   Strategi menuntut ilmu yang saya lakukan?
  Bergabung dengan komunitas Parenthing dan penulis
 Membaca buku parenthing dan dunia menulis
  Mengikuti Majelis ilmu tentang Parenthing
  Mengikuti training menulis
4.   Setelah mengetahui Adab Menuntut Ilmu maka, ada beberapa sikap saya perbaiki:
→ Selalu menjadi gelas kosong saat menuntut ilmu
→ Tidak share sembarangan tulisan yang belum jelas kebenarannya
→ Selalu berusaha tepat waktu
→ mencatat dan menyimpan baik-baik catatan tentang ilmu yang telah diberikan oleh guru, ataupun narasumber lainnya.

#MartikulasiBatch2
#NHW 1